5 Langkah Menuju Puncak Karir Anda

Image

Menjadi posisi tertinggi dalam hal apapun, baik dalam pekerjaan atau di suatu organisasi tentu merupakan hal yang diidam-idamkan oleh banyak orang, bagaimana tidak, ia merupakan posisi dimana anda akan mendapatkan prestise tersendiri, mendapatkan kompensasi yang lebih besar, serta status yang lebih tinggi. Namun tidak semua orang dapat dengan mudah mencapai pucuk pimpinan tertinggi tersebut, ada suatu proses panjang yang harus dilalui, dan tentunya membutuhkan komitmen yang kuat serta kesabaran yang tinggi juga. Berikut ini penulis akan mencoba menshare beberapa tips berdasarkan pengalaman penulis, bagi anda yang ingin mencapai posisi tertinggi dalam karir ataupun organisasi yang anda ikuti.

1. Jangan pernah terobsesi menjadi Pemimpin!

Posisi tertinggi berimplikasi pada posisi dimana anda harus memimpin orang yang jauh lebih banyak dan lebih beragam dalam persamaan dan perbedaannya, maka anda harus bijaksana terhadap orang yang anda pimpin tersebut. Untuk menjadi pemimpin maka anda tidak boleh terobesesi menjadi pemimpin, bahkan dalam tataran niatpun seharusnya tidak ada. Memang terkesan kontradiksi, tetapi itulah yang penulis rasakan. Seseorang yang terobsesi menjadi pemimpin, atau direktur, atau jabatan yang lebih tinggi dalam pekerjaannya, akan memiliki satu tujuan utama yaitu mencapai posisi tertinggi secepat mungkin dengan membuat kesan yang baik dimata atasan dan organisasinya. Hal ini akan mengikis rasa keikhlasan dalam pekerjaan yang ia lakukan. Disamping itu kesan “mencari muka” pun juga akan menempel pada orang tersebut, dan semangatnya akan mudah hilang ketika ia tau bahwa ternyata ada orang lain yang dipromosikan pada posisi yang ia inginkan. Maka ikhlaslah dalam pekerjaan anda, lakukan yang terbaik yang bisa anda lakukan, tak usah berpikir mengenai bagaimana mencari suatu posisi, tapi biarkan posisi tersebut yang mencari anda. Tuhan tentu tidak akan rela melihat anda yang sudah bekerja keras dengan penuh keikhlasan, tetapi berada dalam derajat yang rendah.

2. Terlihat!

Suatu posisi puncak memerlukan orang dengan kapasitas yang baik, memiliki skill yang mumpuni, baik itu hardskill maupun softskill, apalagi bagi anda yang memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain, maka anda sudah memiliki kotak harta karun yang berharga dalam karir anda. Tetapi satu hal yang ingin saya sampaikan, hal itu akan percuma ketika anda tidak terlihat oleh atasan atau organisasi anda. Dalam proses kaderisasi tentu yang pertama dilihat ialah kehadiran, apakah anda selalu ada di setiap organisasi anda membutuhkan, apakah anda ada ketika orang lain sudah pulang, atau apakah anda dapat hadir dengan segera ketika terdapat panggilan mendadak. Hal itulah yang menjadi penilaian utama organisasi, baru kemudian ia akan melihat skill dan kemampuan teknis yang anda miliki. Berkomitmen untuk senantiasa hadir dalam setiap agenda/kegiatan organisasi, merupakan hal terbaik yang bisa anda lakukan guna menunjukkan eksistensi anda.

3. Berprestasi

Anda harus merenungkan kembali apa tujuan anda diterima oleh organisasi yang anda ikuti, jika anda tidak bisa menemukan jawabannya sendiri, tanyalah pada organisasi anda. Hal ini adalah hal yang sangat penting, karena dengan demikian anda akan mengetahui apa tujuan dan harapan yang diinginkan organisasi dari anda. Ketika anda mengetahuinya lakukanlah yang terbaik untuk mencapai apa yang diinginkan organisasi anda, buatlah prestasi sebanyak mungkin yang dapat menaikkan derajat organisasi anda, baik itu dalam hal profit (keuntungan), nama baik, kepercayaan orang lain atau apapun itu yang dapat menguntungkan organisasi anda. Jangan terpengaruh pada kondisi orang-orang dilingkungan anda yang tidak ada niat sedikitpun untuk berprestasi, ini adalah hidup anda, maka jika ingin meningkatkan derajat anda, berprestasilah!

4. Berkomunikasi dengan orang yang tepat

Komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam menentukan posisi seseorang. Anda harus dapat secara cerdas memilih berkomunikasi intensif dengan siapa karena pada dasarnya ada orang-orang yang harus anda ajak berdiskusi dan ada juga orang-orang yang harus anda hindari untuk berdiskusi, anda pasti dapat mengklasifikasikan sendiri siapa saja orang yang patut dan tidak patut diajak berkomunikasi ketika anda sudah ada dalam suatu organisasi. Orang terbaik untuk diajak berdiskusi ialah mereka yang berada dalam tataran top management, umumnya mereka memiliki pengalaman yang luar biasa dalam mencapai posisinya tersebut, maka ajaklah berbicara, ajak makan, atau ajaklah berjalan-jalan sambil diskusi santai. Perlu dicatat penulis tidak melarang anda untuk hanya berbicara pada beberapa orang saja, sesungguhnya tiap orang memiliki kisah yang dapat kita pelajari dan ambil hikmah, hanya yang perlu diperhatikan ialah intensitas komunikasi anda dengan orang-orang yang anda anggap memiliki kapasitas yang lebih tinggi.

5. Dapat dipercaya

Kepercayaan menjadi suatu hal yang sangat ditekankan dalam seluruh organisasi. Ketika anda mendapatkan amanah untuk melakukan suatu hal, maka kerjakanlah dengan baik, jangan sampai anda mengecewakan kepercayaan yang diberikan organisasi kepada anda. Sekalipun anda melakukan kesalahan, mohon maaflah dengan anggun, segera akui kesalahan anda, jangan pernah sekalipun beralasan secara berlebihan apalagi menimpakan kesalahan tersebut pada orang lain, sekali anda tidak melaksanakan amanah dengan baik, meskipun itu bukan kesalahan anda, anda tetap bersalah, itulah hukum yang berlaku. Maka berjanjilah dengan sungguh-sungguh bahwa anda tidak akan mengulangi kesalahan tersebut, dan akan berusaha yang terbaik pada amanah selanjutnya. Jagalah kepercayaan organisasi anda sebagaimana anda menjaga kehormatan diri anda.

The Power of Love

13_04-06_Power-of-Love

Cinta..

Ia membuat seorang pemuda yang tidak bisa merangkai kata, menjadi seorang pujangga yang indah dalam syairnya,

Ia membuat seorang yang terbaring lemah dirumah sakit, memiliki semangat yang sangat besar untuk hidup demi bersama orang yang dicintainya,

Ia membuat waktu seakan berjalan sangat cepat, hingga tak rela bila malam datang menyuruh mengistirahatkan dirinya,

Ia membuat seorang rela bangun malam-malam demi mencurahkan isi hatinya kepada Tuhannya,

Ia membuat seorang tua renta kuat berdiri berjam-jam dalam ibadahnya,

Ia membuat sepasang kekasih merasa bahwa dunia hanya milik dirinya dan orang yang dicintainya,

Ia membuat seorang ibu rela mengerahkan segenap jiwa dan raganya untuk melahirkan, membesarkan, dan mendidik buah hatinya,

Ia membuat sang ayah rela bekerja keras dua hingga tiga kali lipat hanya demi melihat senyum manis bahagia keluarganya,

Ia membuat seorang anak rela hujan-hujanan membeli obat untuk orang tuanya yang sakit di rumahnya,

Ia membuat seorang rela mati mengorbankan dirinya karena cintanya yang amat besar atas keluarga, Negara, dan Tuhannya,

Ia membuat seorang pemimpin tidak tidur semalaman memikirkan kebaikan bagi orang yang dipimpinnya,

Ia membuat seorang pemalas rela merubah dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih anggun demi orang yang dicintainya,

Ia membuat besarnya gunung dan luasnya samudera tak ada artinya dibandingkan dengan besarnya cinta yang dimilikinya,

Ia membuat seorang rela mencari bertahun-tahun demi menemukan cinta sejatinya,

Ia membuat seorang yang keras hatinya tak tahan untuk mengeluarkan banyak air mata karena kehilangan cintanya,

Ia membuat seorang yang kuat menjadi lemah, dan yang lemah menjadi kuat karena cinta yang dimilikinya,

Cinta..

Mungkin dirimu ialah surga dunia yang diciptakan Tuhan untuk hamba-hambanya yang dicintai-Nya

Subsidi BBM-Kotak Pandora Pemerintah

subsidi-bbm

Subsidi BBM saat ini menjadi permasalahan sensitif yang membutuhkan penyelesaian segera oleh Pemerintah. Pasalnya pemerintah dihadapkan pada dua posisi yang paradoks, dimana ia harus menyelamatkan anggaran Negara yang membengkak akibat dari subsidi BBM demi menjaga pertumbuhan perekonomian nasional, tetapi dilain pihak pemerintah juga harus melindungi masyarakat dengan kemampuan membeli rendah, yang akan mengalami kesulitan ketika harga BBM naik.

Saat ini berdasarkan data BPS tahun 2012,  kondisi perekonomian Indonesia relatif cukup stabil yaitu sekitar 6,3-6,5%, bahkan untuk tahun 2014 diproyeksikan pertumbuhan perkonomian dapat mencapai 6,7%. Tetapi proyeksi ini belum tentu berjalan jika harga minyak mentah dunia semakin melambung tinggi dan pemerintah masih mensubsidi BBM. Ironisnya masih banyak ditemukan permasalahan yang terkait dengan subsidi BBM, seperti pendistribusian BBM yang belum merata, penggunaan subsidi BBM yang tidak tepat sasaran, atau penyelundupan BBM bersubsidi oleh pihak-pihak tertentu.

Pemerintah sebagai regulator harus segera memikirkan solusi terbaik dari permasalahan ini, jangan hanya melihat dari kacamata pemerintahan, tetapi juga harus berkaca dari daya beli masyarakat saat ini. Pun seandainya harga BBM naik akibat pengurangan subsidi, sudah semestinya pemerintah menjalankan fungsi edukasional kepada masyarakat untuk menginformasikan alasan logis diberlakukannya kebijakan tersebut, dan apa bentuk tanggung jawab pemerintah mengatasi dampak dari kenaikan harga BBM. Pemerintah juga harus mempertimbangkan aspek lain, karena pembengkakan anggaran negara bukan hanya akibat dari subsidi BBM, permasalahan korupsi dan inefesiensi anggaran juga harus dipertimbangkan oleh pemerintah.

Permasalahan subsidi BBM seakan menjadi kotak pandora yang saat ini dipegang Pemerintah. Ia siap dibuka kapan saja jika Pemerintah tidak mempersiapkan dengan baik, dan menimbang segala risiko yang mungkin terjadi apapun keputusannya kelak entah menaikkan harga BBM atau tetap menjaga subsidi BBM. Saat kotak itu terbuka maka berbagai keburukan dan dampak negatif akan dirasakan semua pihak, terutama oleh masyarakat kecil-menengah yang masih memiliki daya beli yang rendah.

 

Leadership is Action

Leadership-as-Power

Kepemimpinan merupakan suatu konsep yang sudah sangat akrab di telinga kita, banyak sekali definisi dari para ahli mengenai konsep kepemimpinan, sebagai contoh Robbins (1996, hal 39) mengatakan bahwa kepemimpinan ialah kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan. Dalam referensi lain dikatakan bahwa kepemimpinan ialah Kemampuan interpersonal seseorang untuk mempengaruhi dan mengarahkan pihak lain melalui proses komunikasi dalam mencapai tujuan kelompok  (Weschler & Masarik, dalam  Hersey and Blanchard, 1969).

Pun ketika berbicara mengenai kepemimpinan, terdapat banyak sekali teori kepemimpinan yang muncul, umumnya kita mengenal 4 teori kepemimpinan, yaitu Trait Approach, Behavioral Approach, Situational Contingencies Approach, Charismatic Leadership, tetapi kita tidak akan membahas hal tersebut disini.

Kepemimpinan menurut saya ialah suatu aksi nyata yang dilakukan seseorang yang dilakukan secara tulus dan ikhlas demi meningkatkan derajat dirinya dan orang yang dipimpinnya dengan tercapainya tujuan bersama. Kepemimpinan ialah aksi nyata, ia bukanlah suatu teori yang dibaca dan dipahami saja, tetapi ia merupakan suatu bentuk aksi yang terlihat oleh orang lain, dan orang lain lah yang menilai apakah tindakan tersebut mengandung makna kepemimpinan atau tidak.

Mari ambil contoh dari 2 kasus berikut; Ada seorang pelajar yang menaruh minat yang tinggi atas konsep kepemimpinan, ia membeli segala buku mengenai leadership, mencari berbagai referensi tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin, ia bertekad bahwa ketika ia selesai mempelajari itu semua maka ia akan menjadi seorang pemimpin yang luar biasa. Sayangnya, butuh waktu yang lama bagi pelajar tersebut untuk mempelajari seluruh teori dan referensi tersebut. Disisi lain terdapat seorang pemuda yang malas, yang tiba-tiba secara tidak sengaja dan kebetulan  ia dipilih menjadi seorang pemimpin di kelasnya, lantas menyadari tanggung jawabnya tersebut, ia mencoba untuk meng-indahkan kepribadiannya dengan mencoba mendengarkan pendapat rekannya, berusaha untuk datang tepat waktu dalam setiap agenda, menghilangkan keegoisan pribadinya demi tercapainya tujuan bersama, dan lain sebagainya.

Dari penjelasan diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa nilai-nilai kepemimpinan yang sebenarnya dimiliki oleh pemuda yang malas, ia tidak mengetahui apapun mengenai teori-teori kepemimpinan, sebelumnya ia hanya berpikir mengenai dirinya sendiri dan tidak peduli dengan orang lain, tetapi ketika dia sadar memiliki tanggung jawab ia langsung merubah dirinya, mengaplikasikan apa yang menurutnya baik untuk dilakukan sebagai seorang pemimpin. Berbeda dengan pelajar yang pertama, meskipun ia memiliki wawasan yang baik mengenai kepemimpinan, sayangnya ia tidak mengaplikasikan hal tersebut dan menunggu hingga ia benar-benar paham mengenai apa itu pemimpin, tentu saja hal itu sama sekali tidak membuatnya menjadi seorang pemimpin.

Pemimpin ialah orang yang menyadari tanggung jawabnya dan melaksanakan apa yang menurutnya benar demi kepentingan orang lain. Ia adalah seorang yang learning by doing, karena pada dasarnya kepemimpinan bukanlah suatu yang dipelajari melainkan diaplikasikan.

Review: Beginilah Jalan Dakwah Mengajarkan Kami

beginilah_jalan_dakwah-500x500

Dalam buku “Beginilah Jalan Dakwah Mengajarkan Kami” memberikan banyak sekali inspirasi dan pengetahuan akan pentingnya dakwah dan seberapa besar manfaat dakwah dalam hidup kami selaku kaum muslimin. Disini saya akan mencoba memberikan sedikit mereview dari buku luar biasa ini.

Mengapa kami berada di jalan dakwah? Karena memang kami membutuhkan jalan ini, sebagai penyangga kebahagiaan dunia dan akhirat kami. Sesungguhnya kami selaku kaum muslimin dan muslimat membutuhkan dakwah, dan bukanlah dakwah yang membutuhkan kami, karena dakwah mengajarkan kepada kami tentang kekuatan persatuan dan ukhuwah, tentang betapa nikmatnya mencintai karena Allah, berpisah karena Allah dan bertemu karena Allah.  Jalan dakwah mengajarkan bahwa kami selaku kaum muslimin haruslah saling mendoakan bahkan dikala sepi, karena Allah akan meridhoi doa orang-orang shaleh yang mengerjakan amal ibadah yang mendoakan orang lain disamping dirinya,  sebagaimana tercantum dalam firman Allah, QS Asy Syu’ara : 26

Orang-orang yang berjuang dijalan dakwah adalah mereka yang memilih jalannya sendiri, bukan karena paksaan atau tuntutan pihak lain, atau bukan karena sosok figur yang menjadi panutan kami, akan tetapi karena keikhlasan dari dalam diri kami sendiri untuk berjuang di jalan Allah. Maka perjalanan ini tidak boleh terhenti, memang dalam perjalanan ini akan kami temui hambatan dan kesulitan-kesulitan yang mungkin saja membuat kami menyerah atau putus asa, tetapi karena kami telah yakin dalam hati kami untuk memperjuangkan jalan Allah, maka kami dituntut harus tetap sabar dan ikhlas menjalaninya demi mendapatkan ridha dari Allah, karena Allah menyayangi orang-orang yang menyerukan kebaikan dan memperingatkan akan kemungkaran.

Jalan dakwah memberikan kesempatan bagi kami untuk mengembangkan potensi diri kami, yang sebelumnya tidak kami miliki dan sekarang sangat kami syukuri, dengan kedekatan kepada Allah telah membuka saluran-saluran amal dan kontribusi kebaikan yang cukup banyak, sehingga kami dapat memanfaatkan potensi yang kami miliki untuk melakukan berbagai kebaikan, kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika kami tidak berada dalam jalan ini. Dalam jalan ini kami mendapatkan berbagai macam masukan, kritik, nasihat, arahan, ataupun teguran yang sangat kami butuhkan. Memang teguran itu terkadang pahit, tetapi teguran itu bagaikan obat yang rasanya tidak enak, yang dengan obat tersebut maka penyakit akan sembuh, begitu pula dengan teguran, dengan teguran ataupun kritik maka kesalahan-kesalahan kita akan diperbaiki.

Jika kami berjuang sendiri maka perjuangan kami akan memberikan efek yang minim bahkan bisa dibilang akan tergilas oleh desakan pergaulan saat ini, oleh karena itu sangatlah dibutuhkan konsep amal jamai dalam perjuangan dakwah ini. Dengan bergerak secara bersama sama maka kekuatan kami akan semakin kuat, jika kekuatan kami semakin kuat maka akan memberikan hasil dengan efektifitas yang tinggi dalam perjuangan ini. Bekerja dalam Islam memerlukan suatu organisasi yang tertata rapih yang mengikat hubungan antara anggota di dalamnya, dan mutlak memerlukan pemimpin didalamnya, pemimpin disini ialah seseorang yang paling baik akhlaknya, paling lembut dengan teman-temannya, paling mudah terketuk hatinya dan dapat dimintakan pemikirannya untuk memberikan persetujuan terhadap suatu permasalahan.

Beginilah jalan dakwah mengajarkan kami, kami bahagia dan bangga karena Allah telah memilih kita berada di jalan ini. Allah SWT telah mengistimewakan kita menerima nikmat berjama’ah dan ini adalah karunia terbaik yang kita terima setelah karunia keimanan kepada Allah SWT. Karunia yang tidak kita dapat karena nasab, status, harta maupun ilmu. Tapi ia semata-mata karunia Allah SWT Yang Maha Rahman, Yang menuntun langkah kita hingga sampai di sini, di jalan ini, pada detik ini.

Perniagaan Terbaik

pengertian-bisnis1

“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS As-Shaff: 10-11)

InsyaAllah saya akan mencoba menganalogikan perniagaan yang Allah SWT maksudkan dengan konsep perniagaan dalam administrasi bisnis.

Dikutip dari alm Prof. Prayudi (dosen Administrasi FISIP UI), menurut beliau  bisnis itu adalah  “Segala aktifitas yang dilakukan secara teratur dan continue untuk menghasilkan barang, jasa, ataupun barang dan jasa, atau menyediakan fasilitas-fasilitas tertentu untuk dijual atau disewagunakan untuk mendapatkan profit”

Dari pengertian diatas terdapat tiga poin penting yaitu, pertama aktifitas yang dilakukan secara teratur dan continue, kedua menghasilkan barang, jasa, maupun barang dan jasa, atau menyediakan fasilitas tertentu untuk disewa atau dijual, dan yang terakhir ialah mencari profit atau keuntungan. Nah mari kita telaah masing-masing point.

Pertama ialah melakukan aktifitas secara teratur dan continue, sesuatu tidak dapat dikatakan bisnis jika hanya dilakukan sekali secara tidak teratur dan tidak berkelanjutan, sebagai contoh seseorang menjual komputer, tetapi setelah itu ia tidak melanjutkan kegiatannya untuk menjual komputer, maka orang tersebut tidak bisa dikatakan berbisnis computer. Dalam Islam, kita harus berkomitmen dalam diri kita untuk melakukan amal ma’ruf nahi munkar secara teratur dan continue. Tidak boleh misalkan kita dalam shalat mengerjakan sesuka hati kita, jumlah rakaat subuh dijadikan 4 rakaat, atau menambah waktu shalat menjadi shalat 6 waktu atau lebih. Islam sebagai agama yang sempurna telah mengatur segala sesuatunya secara teratur, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ash Shaff 61:4 “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seolah-olah mereka adalah bangunan yang tersusun kokoh.”

Maka semua hal yang kita lakukan dijalan Allah hendaknya dijalankan dengan teratur dan ikhlas. Lalu kita haruslah mengerjakannya secara berkelanjutan hingga sampai pada titik dimana ruh dipisahkan dari raga kita, karena tidak ada artinya jika kita mengerjakan suatu amal ibadah hanya sekali waktu dan tidak berulang-ulang.

Kedua, ialah menghasilkan barang, jasa, maupun barang dan jasa, atau menyediakan fasilitas tertentu untuk disewa atau dijual. Dalam QS. Al Jumu’ah 62:10, dijelaskan “Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung” Sebagai kaum muslimin kita diwajibkan untuk mencari karunia Allah di dunia dengan melakukan berbagai perniagaan untuk keperluan dunia kita, seperti dengan menghasilkan barang barang yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain, disamping itu kita juga dapat memberikan jasa kepada orang lain, yang bertujuan untuk memudahkan urusan orang tersebut dan membantunya dari kesulitan, sungguh benar sekali bahwa segala kegiatan yang dilakukan kaum muslimin di dunia ini tidak akan terlepas dari amal ibadah kepada Allah.

Lalu unsur selanjutnya ialah menyediakan fasilitas tertentu, jika kita memiliki kemampuan maka kita dapat menyediakan fasilitas-fasilitas yang bermanfaat seperti masjid, mushollah, sekolah, dan berbagai fasilitas lain yang akan memberikan manfaat positif, tentu dengan ini kita bukan hanya membangun fasilitas di dunia tetapi kita juga turut membangun fasilitas untuk diri kita di surga kelak, jika kita belum berkemampuan maka satu hal luar biasa yang dapat kita lakukan ialah dengan bersedekah, baik kepada masjid, fakir miskin, anak yatim, dan sebagainya, karena sedekah ialah investasi paling besar yang dapat kita rasakan langsung manfaatnya, dan mendapat imbalan yang lebih besar di akhirat kelak.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 2:261)

Ketiga ialah bertujuan untuk mencari keuntungan, sesungguhnya keuntungan terbesar dan tiada tandingannya ialah mendapatkan surga Allah, oleh karena itu bisnis akhirat ialah upaya kita mencari ridha Allah demi mendapatkan surga-Nya. Bisnis akhirat ini sebenarnya telah kita laksanakan baik secara sadar maupun tidak sadar karena begitu banyaknya hal yang dapat kita lakukan di jalan Allah, bahkan bila seseorang tersenyum saja telah menambah tabungan akhiratnya yang mungkin saja tidak kita sadari.

“Janganlah kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri” (HR. Muslim)

Point of View: How To Win Friends & Influence People

How-to-Win-Friends-and-Influence-People

 

Bagaimana mengubah orang lain tanpa menyinggung/ membangkitkan kemarahan mereka:

  1. Mulailah dengan pujian dan penghargaan yang jujur
  2. Beri tahu kesalahan orang lain dengan cara tidak langsung
  3. Bicarakan kesalahan kita dulu sebelum mengkritik orang lain
  4. Ajukan pertanyaan sebagai ganti memberi perintah langsung
  5. Biarkan orang lain menyelamatkan muka
  6. Pujilah dengan peningkatan sekecil apapun, dan puji setiap perbaikan. Jadilah tulus dalam penerimaan dan murah hati dalam pujian
  7. Beri orang lain reputasi yang baik untuk mereka penuhi
  8. Gunakan dorongan, buat kesalahan tampak mudah diperbaiki
  9. Buat orang lain senang mengerjakan hal yang anda sarankan

 

Teknik dasar menangani manusia:

  1. Jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh
  2. Berikan penghargaan yang jujur dan tulus
  3. Bangkitkan minat dalam diri orang lain

 

Enam cara membuat orang lain menyukai kita:

  1. Bersungguh-sungguh menaruh minat pada orang lain
  2. Senyum
  3. Ingat nama seseorang adalah hal yang paling mengesankan dan paling penting bagi orang itu dalam bahasa manapun
  4. Jadi pendengar yang baik, dorong orang lain bicara mengenai diri mereka
  5. Bicaralah mengenai minat orang lain
  6. Buat orang lain merasa penting, lakukan dengan tulus

 

Bagaimana memikat orang lain agar mengikuti cara berpikir kita:

  1. Satu-satunya memperoleh manfaat sepenuhnya dari perdebatan ialah menghindarinya
  2. Tunjukan penghargaan terhadap pendapat orang lain. Jangan pernah berkata, “anda salah”
  3. Jika salah, akui dengan cepat dan simpatik
  4. Mulai dengan cara yang ramah
  5. Buat orang lain berkata “ya,ya, dan ya” dengan segera
  6. Biarkan orang lain berbicara lebih banyak
  7. Biarkan orang lain merasa bahwa ide itu adalah idenya
  8. Melihat segala sesuatu dari sudut pandang orang lain
  9. Bersimpatilah dengan ide dan hasrat orang lain
  10. Gunakan cara yang lebih mulia
  11. Dramatisasi ide-ide kita
  12. Lemparkan tantangan