5 Langkah Menuju Puncak Karir Anda

Image

Menjadi posisi tertinggi dalam hal apapun, baik dalam pekerjaan atau di suatu organisasi tentu merupakan hal yang diidam-idamkan oleh banyak orang, bagaimana tidak, ia merupakan posisi dimana anda akan mendapatkan prestise tersendiri, mendapatkan kompensasi yang lebih besar, serta status yang lebih tinggi. Namun tidak semua orang dapat dengan mudah mencapai pucuk pimpinan tertinggi tersebut, ada suatu proses panjang yang harus dilalui, dan tentunya membutuhkan komitmen yang kuat serta kesabaran yang tinggi juga. Berikut ini penulis akan mencoba menshare beberapa tips berdasarkan pengalaman penulis, bagi anda yang ingin mencapai posisi tertinggi dalam karir ataupun organisasi yang anda ikuti.

1. Jangan pernah terobsesi menjadi Pemimpin!

Posisi tertinggi berimplikasi pada posisi dimana anda harus memimpin orang yang jauh lebih banyak dan lebih beragam dalam persamaan dan perbedaannya, maka anda harus bijaksana terhadap orang yang anda pimpin tersebut. Untuk menjadi pemimpin maka anda tidak boleh terobesesi menjadi pemimpin, bahkan dalam tataran niatpun seharusnya tidak ada. Memang terkesan kontradiksi, tetapi itulah yang penulis rasakan. Seseorang yang terobsesi menjadi pemimpin, atau direktur, atau jabatan yang lebih tinggi dalam pekerjaannya, akan memiliki satu tujuan utama yaitu mencapai posisi tertinggi secepat mungkin dengan membuat kesan yang baik dimata atasan dan organisasinya. Hal ini akan mengikis rasa keikhlasan dalam pekerjaan yang ia lakukan. Disamping itu kesan “mencari muka” pun juga akan menempel pada orang tersebut, dan semangatnya akan mudah hilang ketika ia tau bahwa ternyata ada orang lain yang dipromosikan pada posisi yang ia inginkan. Maka ikhlaslah dalam pekerjaan anda, lakukan yang terbaik yang bisa anda lakukan, tak usah berpikir mengenai bagaimana mencari suatu posisi, tapi biarkan posisi tersebut yang mencari anda. Tuhan tentu tidak akan rela melihat anda yang sudah bekerja keras dengan penuh keikhlasan, tetapi berada dalam derajat yang rendah.

2. Terlihat!

Suatu posisi puncak memerlukan orang dengan kapasitas yang baik, memiliki skill yang mumpuni, baik itu hardskill maupun softskill, apalagi bagi anda yang memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain, maka anda sudah memiliki kotak harta karun yang berharga dalam karir anda. Tetapi satu hal yang ingin saya sampaikan, hal itu akan percuma ketika anda tidak terlihat oleh atasan atau organisasi anda. Dalam proses kaderisasi tentu yang pertama dilihat ialah kehadiran, apakah anda selalu ada di setiap organisasi anda membutuhkan, apakah anda ada ketika orang lain sudah pulang, atau apakah anda dapat hadir dengan segera ketika terdapat panggilan mendadak. Hal itulah yang menjadi penilaian utama organisasi, baru kemudian ia akan melihat skill dan kemampuan teknis yang anda miliki. Berkomitmen untuk senantiasa hadir dalam setiap agenda/kegiatan organisasi, merupakan hal terbaik yang bisa anda lakukan guna menunjukkan eksistensi anda.

3. Berprestasi

Anda harus merenungkan kembali apa tujuan anda diterima oleh organisasi yang anda ikuti, jika anda tidak bisa menemukan jawabannya sendiri, tanyalah pada organisasi anda. Hal ini adalah hal yang sangat penting, karena dengan demikian anda akan mengetahui apa tujuan dan harapan yang diinginkan organisasi dari anda. Ketika anda mengetahuinya lakukanlah yang terbaik untuk mencapai apa yang diinginkan organisasi anda, buatlah prestasi sebanyak mungkin yang dapat menaikkan derajat organisasi anda, baik itu dalam hal profit (keuntungan), nama baik, kepercayaan orang lain atau apapun itu yang dapat menguntungkan organisasi anda. Jangan terpengaruh pada kondisi orang-orang dilingkungan anda yang tidak ada niat sedikitpun untuk berprestasi, ini adalah hidup anda, maka jika ingin meningkatkan derajat anda, berprestasilah!

4. Berkomunikasi dengan orang yang tepat

Komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam menentukan posisi seseorang. Anda harus dapat secara cerdas memilih berkomunikasi intensif dengan siapa karena pada dasarnya ada orang-orang yang harus anda ajak berdiskusi dan ada juga orang-orang yang harus anda hindari untuk berdiskusi, anda pasti dapat mengklasifikasikan sendiri siapa saja orang yang patut dan tidak patut diajak berkomunikasi ketika anda sudah ada dalam suatu organisasi. Orang terbaik untuk diajak berdiskusi ialah mereka yang berada dalam tataran top management, umumnya mereka memiliki pengalaman yang luar biasa dalam mencapai posisinya tersebut, maka ajaklah berbicara, ajak makan, atau ajaklah berjalan-jalan sambil diskusi santai. Perlu dicatat penulis tidak melarang anda untuk hanya berbicara pada beberapa orang saja, sesungguhnya tiap orang memiliki kisah yang dapat kita pelajari dan ambil hikmah, hanya yang perlu diperhatikan ialah intensitas komunikasi anda dengan orang-orang yang anda anggap memiliki kapasitas yang lebih tinggi.

5. Dapat dipercaya

Kepercayaan menjadi suatu hal yang sangat ditekankan dalam seluruh organisasi. Ketika anda mendapatkan amanah untuk melakukan suatu hal, maka kerjakanlah dengan baik, jangan sampai anda mengecewakan kepercayaan yang diberikan organisasi kepada anda. Sekalipun anda melakukan kesalahan, mohon maaflah dengan anggun, segera akui kesalahan anda, jangan pernah sekalipun beralasan secara berlebihan apalagi menimpakan kesalahan tersebut pada orang lain, sekali anda tidak melaksanakan amanah dengan baik, meskipun itu bukan kesalahan anda, anda tetap bersalah, itulah hukum yang berlaku. Maka berjanjilah dengan sungguh-sungguh bahwa anda tidak akan mengulangi kesalahan tersebut, dan akan berusaha yang terbaik pada amanah selanjutnya. Jagalah kepercayaan organisasi anda sebagaimana anda menjaga kehormatan diri anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s