Sekilas Konsep Risiko dan Asuransi

Image

 

Risk: suatu uncertainty atau ketidakpastian akan terjadinya sesuatu yg tidak diinginkan

Peril: peristiwa yang mnyebabkan terjadinya suatu kerugian tertentu

Hazard: semua faktor” atau kondisi” yang memperbesar kemungkinan terjadinya peril

  • Moral Hazard adalah sikap negatif yang memperbesar kemungkinan terjadinya peril
  • Physical Hazard adalah semua kondisi fisik yg melekat pada suatu obyek tertentu maupun kondisi internal atau kondisi eksternal (surounding area) yang memperbesar kemungkinan terjadinya peril
  • Morale Hazard adalah risiko yang terkait dengan hati nurani (moral)

Losses: kerugian-kerugian yang terjadi akibat dari peristiwa-peristiwa yang tidak dapat dipastikan sebelumnya.

  • Personal losses adalah kerugian yang menyangkut pribadi seseorang
  • Property losses adalah kerugian akibat hilangnya atau rusaknya barang tertentu baik sebagian ataupun seluruhnya
  • Liability losses adalah kerugian yg diterima seseorang karena adanya ketentuan Undang-undang yang mengharuskan seseorang mengganti kerugian orang lain akibat dari perbuatannya baik disengaja ataupun tidak disengaja
  • Financial losses adalah kerugian yang menyangkut keuangan secara langsung seperti penodongan, perampokan, penipuan, dan sebagainya
  • Indirect losses/ busines interaction losses adalah kerugian yg terjadi secara tidak langsung akibat dari suatu peristiwa yg tidak diinginkan
  • Direct losses adalah kerugian yg terjadi secara langsung saat peristiwanya terjadi

Asuransi

Polis: surat perjanjian/ kontrak antara dua pihak yang didalamnya memuat hak-hak dan kewajiban dari masing-masing pihak sehubungan dengan adanya kemungkinan terjadinya kerugian.

 

HAK

KEWAJIBAN

Penanggung (Perusahaan)

Mendapatkan premi

Mengganti kerugian

Tertanggung

Mendapatkan ganti rugi

Membayar premi

 

Premi: sejumlah uang yang disepakati bersama sebagai imbalan kepada perusahaan asuransi karena telah bersedia mengambil alih risiko yang dihadapi si tertanggung

Net premium: Jumlah uang yang hanya cukup untuk membayarkan besarnya kerugian yang diperkirakan

Gross premium: penjumlahan dari net premium dengan biaya operasional ditambah dengan persentase keuntungan yang diharapkan

Loading: biaya operasional + % keuntungan yang diharapkan

Exposure: Jumlah unit yang diasuransikan

Limit of liability: jumlah maksimal yang dapat ditutup oleh perusahaan asuransi

Basic limit of insurance: jumlah minimum dari nilai obyek yang dapat diasuransikan keperusahaan asuransi

2 jenis asuransi

Variabel Pembeda

Asuransi Jiwa

Asuransi Ganti Kerugian

Premi

Saving

Hutang

Masa kontrak

Kontrak berakhir ketika:

  • Terjadi peristiwa yang tidak diinginkan (total losses)
  • Tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, dan masa kontraknya berakhir

Kontrak berakhir sebelum kontrak berakhir:

  • Terjadi peristiwa yang tidak diinginkan (total losses) sebelum kontrak berakhir
  • Kumulatif dari partial losses hingga mencapai nilai obyek yang diasuransikan

Kontrak berakhir saat kontrak berakhir:

  • Tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, dan masa kontrak berakhir

Polis

Closed Polis (Valued Polis) adalah jumlah uang yg ditanggung telah ditetapkan dg pasti

Open Polis (Unvalued Polis) adalah nilai tanggungan maksimal sebesar total losses

 

Full Insurance: Nilai dari suatu obyek yang diasuransikan seluruhnya

Actual losses: Kerugian yang sebenarnya terjadi

Expected losses: Kerugian yang diperkirakan

Under insurance:  nilai suatu obyek yg diasuransikan lebih rendah dari nilai obyek sebenarnya

Over Insurance: nilai suatu obyek yang diasuransikan lebih besar dari nilai obyek yang sebenarnya

  • Hanya terjadi melalui praktik under insurance. Artinya suatu obyek diasuransikan  lebih dari satu kali ke beberapa perusahaan dimana nilai obyeknya kecil dr nilai obyek sebenarnya, tetapi kumulatif dari uang pertanggungan ini melebihi nilai obyek sebenarnya

Risk

Pure risk adalah suatu risiko yang didalamnya tidak ada kemungkinan untung, jadi hanya ada kerugian

Fundamental risk adalah penyebabnya tidak begitu jelas, tetapi yang menderita kerugian sangat banyak. Contoh: bencana alam, krisis ekonomi, masalah pengangguran

Particular risk adalah jelas siapa penyebabnya, yang menderita kerugian juga jelas individu/kelompok

Insurable risk adalah Risiko yg dapat diasuransikan

  • Definite and fortuitos loss adalah peristiwanya jelas, dan kejadiannya tdk disangka-sangka
  • Homogeneous exposure adalah keberadaan/nilai sejumlah obyek kurang lebih sama, dan nilai rata-rata obyek tidak jauh berbeda dengan nilai masing-masing obyek. Tujuannya: untuk menghitung premi dan mengetahui keuntungan perusahaan
  • Calculable cost of losses adalah sejak awal sudah dapt ditentukan berapa besar kerugian yg terjadi sebelum peristiwa yg tidak dinginkan terjadi
  • Peril unlikely to afflict adalah peril tidak mungkin mengenai semua obyek pada saat yg bersamaan
  • Serious Losses adalah kerugian yg benar-benar memberatkan seseorang

Risiko dan Kehidupan Manusia

Risiko selalu melekat pada diri seseorang (inherent)

Klasifikasi risiko menurut sumber terjadinya:

  • Personal risk
  • Property risk
  • Liability risk (third party risk)

Klasifikasi risiko menurut sifatnya:

  • Risiko emosional
  • Risiko ekonomi : Pure risk & speculative risk

Klasifikasi risiko menurut yg menderita kerugian:

  • Fundamental risk
  • Particular risk 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s