(Mungkin) Berani Korup itu Hebat?!

Image

Korupsi merupakan permasalahan yang mungkin telah membuat masyarakat lelah dan putus asa dengan hal tersebut. Entah apakah korupsi ini telah menjadi budaya di Indonesia atau sengaja dibudayakan oleh opnum-opnum tertentu. Berdasarkan data yang didapat dari anti corruption clearing house (ACCH) per 31 Agustus 2013, di tahun 2013 KPK melakukan penyelidikan 55 perkara, penyidikan 51 perkara, penuntutan 21 perkara, inkracht 24 perkara, dan eksekusi 32 perkara. Artinya jumlah penyelidikan dan eksekusi masih jauh berbeda, belum lagi dengan masih banyaknya kasus korupsi yang belum terbongkar. Lamanya proses hukum, dan penegakan hukum yang lemah di Indonesia seakan menjadi lahan potensial bagi mereka yang ingin melakukan korupsi. Ironisnya aktor-aktor yang tertangkap korupsi merupakan wakil dari rakyat yang menjabat di ranah publik dimana mereka seharusnya menyuarakan dan melindungi kepentingan rakyat, bukan menggunakan hak rakyat demi memuaskan kepentingan pribadi.

Jargon KPK yang berbunyi, “Berani jujur hebat!” seakan menjadi sebuah jargon belaka yang sampai saat ini terkesan utopis. Kita sendiri telah melihat bagaimana kejujuran akhirnya berakhir dengan ketidakadilan seperti pada kasus dimana seorang anak melaporkan kecurangan dalam ujian nasional kepada pemerintah, tapi akhirnya sang anak dan orang tuanya bukan diberikan apresiasi lebih oleh masyarakat, melainkan mendapatkan intimidasi dan dikucilkan dari masyarakat. Kejujuran menjadi hal yang sangat sulit ditemukan di Negeri yang katanya sedang beranjak maju ini. Kejujuran ialah nilai yang sangat penting dan mendesak, tetapi disisi lain ketika kita berkata berani jujur hebat, menegaskan bahwa jumlah orang yang jujur di Negeri ini sangatlah sedikit, dan mereka yang jujur adalah orang-orang yang sangat hebat. Tentu ini hanya menegaskan suatu kemirisan yang terjadi, karena idealnya jujur adalah hal yang biasa ketika semua orang bisa bersikap jujur.

Mungkin akan lebih tepat ketika kita merubah paradigma kita dengan mengatakan bahwa justru “Berani Korup Hebat!” Ketika kita mengatakan orang yang berani korup itu hebat, artinya jumlah korupsi yang terjadi sangatlah sedikit. Orang-orang yang ingin melakukan korupsi akan berpikir dua hingga tiga kali, mengingat penegakan hukum yang sangat tegas, sanksi yang berat, pengawasan yang ketat, proses hukum yang tidak memandang bulu, dan belum lagi ditambah dengan sanksi sosial oleh masyarakat yang sangat berat. Maka jika terjadi kondisi yang seperti itu, hanya orang-orang yang memiliki mental yang kuat dan rasa ketidakmaluan yang sangat tinggi yang cukup hebat untuk berani melakukan korupsi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s